Menggurat Kata (4)

“Aq sedang berada di hatimu; mengendap, menuai janji tuk bertemu.” hqzou

 

“Senja adalah sebuah keindahan di balik namamu yg tertulis di dalam’a.” hqzou

 

“Segurat wajah dikala senja. Menggoda sekedar menyapa. Mengenang hari yg tersisa. Oleh waktu yg tertikam rasa.” hqzou

 

“Selamat malam peluh, selamat datang kerinduan yg menghening.” hqzou

 

“Kerinduan ini hadir menyelinap di antara kemunafikan rasa dan prasangka.” hqzou

 

“Kecintaanqu pada Bogor karena hujan yg selalu setia menari dan bernyanyi dengan alunan nada2 indah.” hqzou

 

“Hujan. Kunikmati alunan musikmu selayak’a aq menikmati perasaan cinta ini.” hqzou

 

“Biarlah keburukan orang lain kepada qt berlalu bersama hembusan angin or terhanyut seiring deras’a hujan.” hqzou

 

“Qt boleh mengeluh atas suatu masalah tapi jangan lupa bersyukur atas apa yg tlah qt dapat.” hqzou

 

“Aq menunggu hati yang terserak di antara sepi & kau berikan secangkir jiwa utk temani kegamanganku.” hqzou

By Haqi Zou Fadillah Posted in Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s